Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa & Kawasan (BP2DK) mempresentasikan sistem tata kelola desa dan kawasan kepada Teten Masduki, Kepala Staf Presiden Republik Indonesia, pada Rabu, 18 Januari 2017. Pertemuan yang digelar di Kantor Kepala Staf Presiden di Bina Graha, Kompleks Istana Presiden Republik Indonesia, tersebut banyak membahas tentang rencana pembangunan nasional berbasis desa dan kawasan.

Teten Masduki sendiri mengaku terpukau dengan sistem tata kelola desa dan kawasan. Pasalnya, sistem tersebut mampu menghubungkan antara masyarakat dengan pemerintah nasional. Hal ini diharapkan mampu membangun sinergi pembangunan nasional yang berbasis desa dan kawasan.

Langkah selanjutnya, Teten menginstruksikan BP2DK dan Kedeputian II Kantor Staf Presiden untuk mendorong desa dan kawasan model membuat dokkumen perencanaan pembangunan desanya masing-masing. Ke depannya, pemerintah nasional akan mempergunakan dokumen tersebut untuk merancang program-program berbasiskan desa dan kawasan. “Jadi, program kementerian bisa mencapai target yang diinginkan,” ungkap Teten.

Lebih lanjut, Teten juga berharap program ini mampu menyasar desa-desa yang memiliki potensi masalah secara nasional. Harapannya, pemerintah bisa membangun komunikasi dan membuat program-program yang presisi, sehingga mampu menekan potensi masalah yang ada di desa tersebut.

Sistem Tata Kelola Pembangunan Desa dan Kawasan sendiri merupakan program Kantor Staf Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh BP2DK. Program ini dimulai dengan membangun model desa dan kawasan di 200 titik di seluruh Indonesia. Harapannya, model-model ini bisa jadi agen perubahan desa dan kawasan di tingkat lokal dan mampu mendorong desa-desa lainnya untuk membangun dirinya.***

Keterangan Foto: Direktur Eksekutif BP2DK, Irman Meilandi (berdiri), tengah mempresentasikan Sistem Tata Kelola Pembangunan Desa & Kawasan kepada Kepala Staf Presiden Republik Indonesia. (Foto: Anung K)

Yudha P Sunandar

Village Knowledge Management Specialist di BP2DK. Penikmat jurnalisme dan angin sejuk sepoi-sepoi. Senang menuliskan kisah-kisah inspiratif dan mengunjungi desa-desa yang mengagumkan.

View All Posts

Related Post

Leave us a reply

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.