TanahMerah-KepulauanMeranti.Desa.Id – Pada tahun 2015 silam, Desa Tanah Merah, Kec. Rangsang Pesisir, Kep. Meranti, Riau, mendapatkan fasilitas internet pita lebar dari Kementerian Komunikasi & Informatika Republik Indonesia. Fasilitas ini merupakan bagian dari Program Desa Broadband Terpadu 2015 yang menjangkau 50 desa-desa perbatasan di seluruh Indonesia, termasuk Tanah Merah. Program ini merupakan perwujudan dari salah satu Nawa Cita Presiden Joko Widodo untuk membangun desa dan wilayah terdepan tanah air.

Pemerintah nasional sendiri berharap bahwa program ini mampu meningkatkan sumber daya manusia yang ada di desa-desa terdepan di seluruh Indonesia. Harapan lainnya, pemerintah desa mampu membangun komunikasi dengan pemerintah di atasnya, termasuk pemerintah kabupaten, provinsi, dan nasional.

Tentunya, bagi pemerintah dan masyarakat Desa Tanah Merah, hal ini merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri. “Bak mendapatkan durian runtuh,” begitu pepatah Melayu melukiskan hal ini. Pasalnya, sebelum program ini, kondisi jaringan komunikasi di Desa Tanah Merah sangat sulit. Jangankan internet, jaringan komunikasi telepon seluler pun nyaris tidak tersedia. Bila pun ada ponsel yang mampu menangkap sinyal telepon seluler, itu pun hanya ponsel-ponsel kuno dan jenis tertentu saja yang terkenal mampu menangkap sinyal yang lemah.

Meskipun demikian, sebagian masyarakat Desa Tanah Merah sudah melengkapi dirinya dengan ponsel cerdas. Karena tidak mendapatkan sinyal di desa, umumnya masyarakat menggunakan ponsel ini untuk berfoto, mendengarkan musik, dan memainkan permainan elektronik.

Dan semua berubah ketika program Desa Broadband Terpadu 2015 hadir. Tiba-tiba saja, Desa Tanah Merah berubah menjadi DEDEMIT alias Desa-Desa Melek IT. Julukan tersebut merujuk kepada desa-desa yang sudah menggunakan TIK sebagai bagian dari kehidupan sehari-harinya, termasuk tata kelola pemerintahan desanya. Kini, masyarakat Desa Tanah Merah tidak lagi hanya membayangkan “makhluk” berjuluk internet. Namun, hari ini, Desa Tanah Merah sudah menjadi bagian dari pengguna teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

Berbicara tentang manfaat internet, Rusli, Kepala Desa Tanah Merah, mengungkapkan bahwa teknologi tersebut mempermudah Pemerintah Desa Tanah Merah untuk menyampaikan informasinya kepada publik luas. Penyampaian informasi ini mulai dari aspirasi dan usulan desa, potensi desa, hingga tantangan-tantangan yang dihadapi Desa Tanah Merah.

Sebagai contohnya bencana abrasi pantai Tanah Merah. Dulu, bencana ini tidak pernah mendapatkan perhatian pemerintah dan publik luas. Namun, setelah pemerintah desa rutin menyuarakan bencana ini melalui internet, mulai banyak perhatian dari pemerintah dan publik luas. Bahkan, bencana ini sudah menjadi wacana di tingkat pemerintah nasional untuk menyelesaikannya dengan segera.

Pemerintah Desa Tanah Merah berharap program ini bisa diperluas ke desa-desa lainnya, baik di Kepulauan Meranti maupun desa-desa yang minim fasilitas di seluruh Indonesia. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat Indonesia yang mampu meningkatkan kapasitas diri dan masyarakatnya ke arah yang lebih baik lagi.

Lebih rinci tentang manfaat jaringan internet ini, berikut daftar yang sudah tercatat oleh Pengelola Internet Desa Tanah Merah.

  1. Masyarakat Tanah Merah & Desa Tetangga
    1. Mencari dan berbagi informasi tentang keadaan desa
    2. Sumber pengetahuan untuk mengolah pertanian dan perikanan di desa, seperti: belajar cara mengolah kerupuk udah & kerupuk ikan.
    3. Mempromosikan produk pertanian dan perikanan desa, seperti: kerupuk udang, pohon kelapa, dan kopi luwak khas Kepulauan Meranti.
    4. Mencari informasi tentang masyarakat desa lainnya di seluruh Indonesia.
  2. Pemerintah Desa & Pemerintah Kecamatan
    1. Menampilkan informasi pemerintah desa melalui website desa.
    2. Mencari informasi mengenai program-program pemerintah supra-desa untuk desa.
    3. Mengusulkan program terkait desa ke beberapa instansi pemerintahan terkait.
    4. Menerima dan menyampaikan informasi dengan cepat terkait masyarakat desa.
  3. Pelajar & Mahasiswa
    1. Mencari tugas-tugas yang diberikan oleh guru dan dosen.
    2. Mengirimkan dan menerima tugas-tugas melalui internet.
  4. Institusi Pendidikan & Sekolah
    1. Mempuat data SIMPATIKA
    2. Membuat data EMIS
    3. Registrasi pajak.

Sumber: http://tanahmerah-kepulauanmeranti.desa.id/2017/04/10/tanah-merah-masuk-kelompok-dedemit/

Yudha P Sunandar

Village Knowledge Management Specialist di BP2DK. Penikmat jurnalisme dan angin sejuk sepoi-sepoi. Senang menuliskan kisah-kisah inspiratif dan mengunjungi desa-desa yang mengagumkan.

View All Posts

Related Post

Leave us a reply

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.