Suri lebo Eduardus, Pandu Desa  dari perbatasan NKRI – RDTL ini, terlibat di bidang pemberdayaan desa sejak tahun 2012 menjadi seorang fasilitator program Desa Mandiri.

Bergabung di BP2DK sejak tahun 2015 Sebagai Pandu Desa Edu sapaan akrabnya aktif mendampingi desa-desa di perbatasan dalam memanfaatkan tik untuk tata kelola pemerintahan dan Sistem informasi desa.

Selain Itu Bersama Dinas Kominfo Kabupaten Belu Juga Aktif memdorong Desa desa untuk menafaatkan Platform Tata Kelola Desa, Melalui Media Koran, Dan Juga Radio, Serta Menjadi Pembicara dan Trainer Sideka   bagi Desa desa di NTT diantaranya di Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Barat NTT.

Kegiatan lainnya berupa menfasilitasi dan menginisiasi berapa kegiatan di bidang kebudayaan kabupaten Belu provinsi Nusa Tenggara Timur, Seperti Festival Fohorai, dan Festival Kampung Adat serta Aktif mempromosikan potensi Wisata di Daerah tempat tinggalnya.

Selain mendampingi Desa Edu juga mendampingi SMKN 3 Atambua membuat website sekolah dan melatih Operator Sekolah serta mendampingi mereka dalam pemgelolaan Website dan pengelolaan sistem informasi sekolah. Selain Sekolah juga mendampingi 2 Kecamatan dalam website dan sosial media, Ia juga menjadi Instruktur kegiatan ekstrakurikuler literasi digital di SMA Negeri weluli.

Menjadi Instruktur  Dalam beberapa kegiatan pelatihan sistem informasi desa dan kawasan Di Kabupaten Tasikmalaya, di Lombok NTB.

Selain itu edu juga aktif  membangun komunikasi dengan teman-teman Pandu desa dan perangkat desa di region Bali dan Nusa Tenggara.

Saat pandemi ini Kegiatan yang dilakukan adalah mendampingi para Pelaku UMKM Lokal seperti Penenun Kain, dan Petani Kopi dalam pengelolaan Usaha mereka, serta terlibat dalam kegiatan Konservasi Hutan Adat.

Kegiatan Lainnya berupa Mendampingi BUMDes Duarato dalam menjalankan Unit Usaha Bidang Internet Bermitra dengan ISP dan BAKTI Kominfo.

Related Post

Leave us a reply

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.