Pengembangan SiDeKa di Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Mamuju

Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK) bekerjasama dengan Friedrich Ebert Stiftung (FES), Forum Indonesia untuk Transparansi (FITRA) dan Kementerian Koordinator Pembangunan Bidang Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) untuk mengembangkan sistem tata kelola desa dengan memanfaatkan platform sistem informasi desa dan kawasan (SiDeKa). Dua lokasi target pengembangan SiDeKa yakni di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan pilot project FES dan Kemenko PMK sebagai upaya peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa sekaligus membangun transparansi tata kelola desa dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informasi. Adapun format kegiatan yang terselenggara dimulai dengan seminar di tingkat kabupaten, workshop bagi aparatur desa dan On Job Training bagi operator sistem informasi desa dan kawasan.

Mian Manurung, project manager memaparkan materi pada kegiatan workshop.

Seminar yang bertajuk “Menuju Desa Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan, Inovatif serta Berkelanjutan”, dihadiri oleh sejumlah perwakilan 63 desa se-Kabupaten Sumba Barat dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumba Barat mengharapkan agar tujuh desa yang menjadi sasaran pilot project pengembangan sistem informasi desa dan kawasan dapat menjadi pelopor bagi desa-desa lainnya. Selain itu, beliau berharap agar kegiatan positif ini dapat berlanjut sampai semua desa mendapatkan pelatihan yang sama sehingga memiliki kemampuan yang seimbang dalam tata kelola desa dengan memanfaatkan teknologi. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat sangat mengapresiasi positif dan akan mendukung penuh terhadap keberlangsungan dan keberlanjutan kegiatan ini.

Kegiatan workshop peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi ajang diskusi dan konsolidasi terhadap tujuh desa sasaran pilot project pengembangan platform tata kelola desa.

Adapun desa-desa yang menjadi peserta pada kegiatan ini adalah Desa Tebara, Desa Kalimbu Kuni, Desa Lapale, Desa Rua, Desa Waihura, Desa Ubu Pede dan Desa Manu Kuku. Konsepsi tata kelola anggaran desa yang pro-poor, transparan dan responsif gender menjadi substansi penting dalam kegiatan workshop ini. Paska workshop, kegiatan dilanjutkan dengan On Job Training bagi para operator desa untuk memplajari hal-hal teknis pengelolaan SiDeKa dan website desa sebagai platform tata kelola desa terintegrasi.

Telah terselenggara penuh kegiatan pengembangan SiDeKa di Kabupaten Sumba Barat sejak tanggal 20 mei sampai dengan 26 mei 2019. Sedangkan, kegiatan yang sama untuk di Kabupaten Mamuju masih dalam perencanaan untuk dilaksanakan pada bulan juni 2019. Namun demikian, asesmen terhadap pelaksanaan kegiatannya telah dilaksanakan pada awal bulan mei 2019 dengan menemui para stakeholder mulai dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa.

Attachments
  • sumba-barat-65-copy

Related Post

Leave us a reply

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.